Kamis, 12 Januari 2012

Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 320 halaman
Terbit : Agustus 2010
Rating : 5/5

Tecla menggantikan kakaknya, Tatiana, untuk menjadi asisten pribadi Phillip, calon suami sang kakak. Dengan tekad ingin membuktikan bahwa Phillip tidak pantas untuk kakaknya, Tecla berangkat ke Jakarta, menemui Phillip. Kecurigaan Tecla makin menjadi saat ia mendapati Phillip mendesak Tatiana untuk segera menikah. Tecla yakin, Phillip punya maksud terselubung dalam menikahi Tatiana.

Namun, Phillip ternyata jadi mimpi buruk buat Tecla. Segala yang dilakukan Tecla selalu saja salah di mata pria itu. Di lain pihak, Phillip pun terpaksa menahan kesabaran untuk tidak memecat gadis tukang tidur yang juga calon adik iparnya itu.

Saat Phillip secara resmi melamar Tatiana, Tecla mulai gundah. Tecla menyadari bibit cemburu yang muncul di hatinya karena diam-diam ia mulai jatuh cinta pada Phillip. Tecla tak ingin lagi berada di dekat calon kakak iparnya untuk mencari informasi apakah pria itu layak dicintai kakaknya. Ia ingin selalu di dekat Phillip karena menginginkan pria itu untuk dirinya sendiri....





Sinopsis :
Bercerita tentang Tecla yang tiba-tiba menjadi asisten baru Phillip, yang tak lain adalah calon kakak iparnya. Padahal Tecla baru lulus dari kuliahnya. Sifatnya Tecla sangat bertolak belakang dengan kakaknya yaitu Tatiana --calon istri Phillip--. Jika Tatiana merupakan istri idaman semua lelaki, maka Tecla adalah kebalikannya. Sikap Tecla yang tomboi dan bersikap seenaknya membuat Phillip harus bersabar. Kalau bukan karena Tecla calon adik iparnya, mungkin Phillip akan memecat Tecla pada hari pertamanya bekerja. 

Hubungan Tecla dan Phillip tidaklah baik. Mereka sering kali bertengkar seperti kucing dan anjing. Phillip merasa gusar dengan sifat Tecla yang suka tidur, chatting saat bekerja, dan sifat jelek lainnya sehingga memutuskan untuk mengangkat asisten baru --lagi-- yang bernama Boni. Terlebih Phillip mencium gerak-gerik Tacla yang tidak setuju Tatiana menikah dengannya. Lengkap sudah dendam Phillip kepada Tacla si calon adik ipar.

Sementara dilain pihak, Tacla merasa ada sesuatu yang tidak beres sejak bertemu dengan Phillip. Ia heran mengapa kakaknya tiba-tiba saja mau bertunangan dengan Phillip, lelaki yang baru dikenal Tatiana sekitar sebulan. Dan lebih heran lagi ketika Tacla tau bahwa kakaknya tidak mencintai Phillip melainkan Michael, bule blesteran Jerman Bali. Belakangan Tacla akhirnya menyadari bahwa Phillip hanya menjadikan kakaknya sebagai ajang balas dendam kepada Sabina, istri Peter --kakak Phillip--. Hubungan Phillip dengan Peter memang tidak akur. Seperti ada jarak diantara kakak beradik tersebut. 

Waktu pun berlalu, Tacla dan Phillip tetap saja bertengkar. Tacla yang kesal karena Phillip yang sering mencuri Mini --boneka kumal kesayangan Tacla--. Padahal Mini mempunyai peran penting terhadap hobby Tacla yang tukang tidur. Sedangkan Phillip sering merasa kesal apabila Tacla mengangkat telpon dari teman lelakinya yang jumlahnya berjibun. Sementara Phillip mulai menemukan cara untuk membangunkan Tacla dari tidurnya. 

Sebenarnya apa rahasia dendam Phillip terhadap Peter-Sabina? Lalu bagaimana akhir hubungan Tatiana dengan Phillip? Akankah mereka menikah? Atau Phillip malah berpaling pada Tacla yang sering membuat harinya lebih berwarna? Tacla sendiri mulai menyadari perasaannya pada Phillip, namun tanggal pernikahan Tatiana dan Phillip sudah ditentukan... 

Buruan baca novel ini. Bagus banget. Emang sih udah ketebak endingnya, tapi bagaimana penulis mengemas ending perlu kita telusuri lebih lanjut. Geregetan liat Phillip yang nggak sadar-sadar tentang perasaannya. Yah, namanya juga novel. Sebelum mencapai ending yang happy, tokoh harus mengalami dilema terlebih dahulu. (rai-ina)

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.
Setelah membaca mohon tinggalkan pesan pada kolom komentar.
Salam. ^^

 
Copyright (c) 2010 My Dream is My Life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.