Senin, 02 April 2012

MetroPop: Crash Into YouPenulis : AliaZalea
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 280 halaman
Terbit : Maret 2011
Rating : 5/5


Hanya ada satu orang yang paling dibenci Nadia di dunia ini, seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jail itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar dua puluh tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.

Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini.  Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya.




Sinopsis :
Nadia benci setengah mati dengan Kafka. Perlakuan Kafka saat SD dulu membuat Nadia berjanji tak akan mau bertemu dengannya lagi. Sudah cukup masa kecilnya menjadi suram karena perbuatan usil Kafka kepadanya. Tapi suatu hari, setelah 20 tahun tak bertatap muka dengan Kafka, Nadia menemukan dirinya berada di kamar hotel Kafka. Nah lho? Padahal seingat Nadia semalam ia habis drunk bersama teman-temannya (Dara dan Adri) untuk merayakan Jana yang akan menikah. Jadi kenapa ia bisa disini, bukan di kamar hotelnya?

Belum hilang rasa penasarannya, sepertinya Tuhan memang mengatur jadwalnya bertemu kembali dengan Kafka. Saat Nadia mengantar papanya untuk mengecek jantung di rumah sakit, siapa sangka bahwa dokter yang menangani adalah Kafka teman SD-nya. What? Kafka yang saat kecilnya terkenal bandel malah berprofesi sebagai dokter di usia dewasanya. Awalnya Nadia ragu akan kemampuan Kafka yang memang lulusan kedokteran luar negeri. Namun melihat keseriusan Kafka menangani papanya, Nadia hanya bisa pasrah.

Waktu pun berjalan, lambat laun Nadia merasa sifat Kafka tak pernah berubah kepadanya. Selalu saja mengganggu Nadia, seolah-olah itu adalah rutinitasnya sehari-hari. Mulai dari mengirim sms-sms gila, menelponnya berkali-kali, hingga sindiran nakal yang diberikan Kakfa kepadanya saat ia mengantar papanya ke rumah sakit. Namun entah mengapa Nadia malah nyaman akan perlakuan ini. Sampai suatu ketika Nadia membuat suatu pernjanjian dengan Kafka pada malam tahun baru. Isinya Nadia akan menuruti satu permintaan Kafka asalkan Kafka tidak mengganggunya lagi. Kafka pun setuju.

Nadia tak mengira bahwa pernjanjian itu ditanggapi serius oleh Kafka, padahal saat itu ia hanya bercanda. Kafka benar-benar menghilang. Saat di rumah sakit pun Kafka menganggap Nadia seolah-olah tak ada. Pada detik itu Nadia menyadari bahwa ia mencintai Kafka namun semuanya telah berakhir. Elang pun tak mampu mengalihkan perhatiannya dari keterpurukannya. Ia benar-benar tak rela jika semuanya berakhir. Padahal Kafka pernah menyatakan rasa sukanya pada Nadia pada malam tahun baru itu, walau hanya secara tersirat... Endingnya baca sendiri ya.

Wuih. Novel ini kereeeeen banget. Nggak ada satu halaman pun yang aku lewatin pas baca novel ini. Sepertinya novel ini bikin aku nagih. Aku bener-bener jatuh cinta sama tokoh Kafka yang kata Nadia SUPER H-O-T. Sampai aku selesai baca aku masih nggak percaya bahwa tokoh yang kubaca seorang dokter. Hahaha.

Dari tiga novel aliaZalea yang pernah aku baca (
Miss PesimisBlind Date, Crash Into You), awalnya Miss Pesimis merupakan novel yang paling aku suka. Tapi begitu baca Crash Into You, aku malah jatuh cinta sama novel ini. Jadi untuk sementara Crash Into You yang paling-paling --bahkan sangat-- aku suka saat ini (nggak tau nanti).

Well, aku selalu suka semua novel aliaZalea karena di setiap novel hampir nggak ada tokoh penghalang. Oke, memang ada tokoh penghalang, tapi masih di porsi tokoh viguran. Penulis hanya berfokus pada kedua tokoh utama. Jadi selama membaca kita dibuat untuk menikmati tiap lembarnya tanpa harus mengaduk-ngaduk emosi. Selain itu semua novelnya selalu berakhir happy ending. Menurut blog yang aku baca, aliaZalea emang suka cerita yang happy ending. Dia nggak pengen para pembacanya depresi setelah membaca novel. Hiyaaaa.. Bener banget tuh kak.

Oya satu lagi, novel ini bener-bener aku remokendasikan untuk dibaca, terlepas dari beberapa bagian yang  memang rada-rada waow. Tapi masih wajar kok menurutku, belum separah di Miss Pesimis. (rai-ina)

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.
Setelah membaca mohon tinggalkan pesan pada kolom komentar.
Salam. ^^

 
Copyright (c) 2010 My Dream is My Life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.