Selasa, 30 Desember 2014

17341355 Penulis : Anjani Fitriana
Penerbit : Bentang Belia
Tebal : 248 halaman
Terbit : November 2012
Rating : 5/5

Jenar.
Menyedikan. Naksir sahabat sendiri selama bertahun-tahun lamanya, tanpa berani mengungkapkannya. Yap! Ini aku.


Reynald.
Cakep. Brilian. Playboy. Harusnya Tuhan tidak memberikan tiga hal sekaligus kepadanya, yang bisa bikin para wanita menggilainya. Iya, iya Reynald inilah sahabatku yang aku cintai mati-matian itu. Meski playboy, meski suka mempermainkan wanita, meski suka tidak menganggapku sebagai wanita. Tapi, dengan terpaksa kuakui, pesonanya tak bisa kutolak. Ah!

Pasaran banget, ya? Dulu aku sering mencemooh film-film bertema sama dengan kisah cintaku ini. Tapi, sekarang aku mengalaminya sendiri. Karma? Mungkin. Semiga ada keajaiban yang bisa membantuku, cerita cinta - terpendamku.


The Friend Zone. Terlalu cinta banget sama kamu...
 

Sinopsis :
Jenar dan Reynald sudah bersahabat dekat sejak 7 tahun yang lalu. Tepatnya saat awal mereka SMP, saat itu mereka merupakan teman satu ekskul kemudian saat mereka SMA mereka memasuki sekolah yang berbeda tapi hal itu tak mengurangi kebersamaan mereka. Malah mereka kian deket. Bagi Reynald rumah Jenar sudah seperti rumah keduanya. Reynald sering kali ke rumah Jenar hanya untuk numpang makan atau jika ia bosan karena orang tua nya sedang ke luar negeri untuk bisnis mereka.

Memiliki sahabat seperti Reynald yang memiliki pesona mematikan memang banyak susahnya. Reynald yang sudah biasa gonta-ganti cewek bahkan memacari 5 cewek sekaligus juga pernah ia lakukan. Kepada Jenar lah ia mencurahkan segala unek-uneknya mengenai mantan maupun pacarnya yang rata-rata memiliki wajah blasteran bak model ternama. Jenar kerap dibuat gemas oleh sikap Reynald yang suka main-main, bagaimana pun juga ia sebagai sesama cewek tidak menerima perilakuan playboy kelas kakap seperti sahabatnya itu. Namun Jenar tak bisa berbuat apa saat nasehatnya hanya dibalas dengan sikap cuek Reynald. Ia hanya berdoa semoga Tuhan dapat menyadarkan sahabat yang terpaut usia 2 tahun dengannya itu. (Reynald dan Jenar memang seangkatan namun Reynald terlambat sekolah setahun dan Jenar kecepetan sekolah setahun)

Pusing dengan kelakuan sahabatnya, Jenar juga harus dipusing kan dengan 5 sahabat ceweknya yang bawelnya minta ampun. Mereka kerap merecoki Jenar dengan kecurigaan bahwa ia memiliki hubungan khusus dengan Reynald karena hingga kini Jenar tidak pernah mempunyai pacar atau pun menunjukan gelagat sedang jatuh cinta dengan orang lain. Jenar segera menepis dengan alasan bahwa ia belum menemukan yang tepat. Padahal alasan sesungguhnya karena Jenar menyukai Reynald sejak dulu. Namun ia terlalu malu untuk mengakui kepada Abangnya, orangtuanya, bahkan ke sahabatnya sendiri.

Kemudian pertemuannya dengan Erza yang merupakan teman Reynald yang sedang liburan semesteran di Bogor memberi Jenar perubahan yang berarti. Tiap malam Jenar teleponan atau sekedar SMS-an dengan Erza, dan hal itu terbukti dapat melupakan Reynald untuk sementara. Tapi anehnya begitu tau Jenar dekat dengan Erza, Reynald tiba-tiba panik dan meminta untuk Jenar menjauhi orang seperti Erza.

Sebenarnya Jenar tidak mengerti hubungannya dengan Reynald seperti apa. Reynald sangat baik terhadap dirinya dan bahkan sangat menghargai perasaannya. Saking dekatnya, keluarga besar Reynald menganggap dirinya sebagai pacar Reynald. Dan mau tak mau Jenar jadi berharap mungkin suatu saat ia bisa menjadi bagian di keluarga Reynald. Tapi ia sadar Reynald hanya memanggap dirinya sebagai teman baik dan perhatian Reynald terhadapnya hanya merupakan kebiasaan karena mereka sudah berteman sejak lama. 

Disatu sisi sifat Reynald yang suka gonta-ganti cewek membuat Jenar kesal karena merasa dicurangi. Reynald bisa dekat dengan siapa saja sementara dirinya harus gigit jari saat orang yang mendekatinya mendapatkan usiran dari Reynald. Sampai kapan ia harus seperti ini? Memendam rasa yang tak tau kapan akan terungkap karena tak ingin merusak hubungan persahabatan mereka... Mungkin sudah saatnya ia melupakan Reynald dan mulai memperhatikan orang disekitarnya.

"... Aku takut mengubah banyak hal yang udah terjadi dalam persahabatan kita dan aku nggak siap kehilangan kamu kalau kamu jadi pacar aku..." (halaman 241)

"...Bagi aku tanpa status pacaran, kamu melebihi itu Jen." (halaman 241) 
***


Akhirnya setelah sekian lama ada juga novel yang sukses menggugah selera hingga aku semangat membuat resensinya. Dan novel seperti apa yang bisa menaklukan sifat males menulisku?? Taraaaa... Novel ini aku kasi rating sempurna. Alasannya karena novel ini sangat manis untuk dibaca. Ceritanya emang sederhana, konflik pun nggak terlalu runcing (tokoh Erza bukan tandingan yang berarti) tapi kekuatan gaya bercerita kuat banget. Karakter Jenar dan Reynald juga sangat jelas sehingga pembaca dapat merasakan jika-kita-berada-dalam-posisi-mereka. 

Dan oh my God!!! Perlakuan Reynald kepada Jenar entah itu dia sadari atau tidak, bener-bener manis banget. Sifat Reyland bener-bener tokoh charming buat pembaca. Dimana tokoh playboy yang suka nyakitin hati banyak cewek tapi berubah jadi anak penurut hanya dengan satu orang. Jenar! Ya Jenar! Apalagi ketika Reynald maksa Jenar buat tuker handphone gara-gara ia males menggunakan hp canggih untuk pacaran dengan cewek barunya. Gila, itu kalo nggak bener-bener nyaman sama orangnya nggak mungkin seorang Reynald bersikap kayak gitu.

Tapi itu tadi, Reynald itu gak peka dan aku simpulin dia itu cowok PHP tingkat dewa. Tingkat egoisnya juga tinggi banget, masak iya nggak kepikiran buat pacaran dengan Jenar karena nggak pengen suatu hari nanti Jenar pergi ninggalin dia dan persahabatan mereka berakhir. Opps, spoiler! Intinya novel ini keren dan saya rekomendasikan buat kalian yang suka baca karena liat penerbitnya dan penulisnya. Karena berkat novel ini aku sudah mulai berubah pikiran. Belum tentu novel dari penerbit kecil ceritanya nggak sebagus penerbit besar. Dan belum tentu penulis pemula novelnya nggak sebagus penulis senior. Sekian. 


 Hug,
Rai-Ina

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.
Setelah membaca mohon tinggalkan pesan pada kolom komentar.
Salam. ^^

 
Copyright (c) 2010 My Dream is My Life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.