Senin, 26 Desember 2011

Penulis : Antonius Andrie
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Juli 2011
Tebal : 224 halaman
Rating : 3/5


Andra salah satu spesies langka di sekolah. Meskipun ganteng, modis, dan tajir, Andra mengaku nggak pernah jatuh cinta satu kali pun, dan nggak ada satu pun cewek yang dia suka. Parahnya lagi, cowok yang sering dijuluki “Jomblo Autis” oleh teman-temannya ini suka sewot sendiri kalau melihat orang jatuh cinta. Pokoknya, jangan pernah ngomong cinta di depan Andra deh!

Hari-hari yang dilewati Andra bersama dua sahabatnya, Vino dan Ladya, penuh keceriaan, hingga cinta mulai memasuki kehidupan Vino, kemudian Ladya.



Teman-teman Andra mulai heran saat menyadari ternyata Andra jago memberikan saran jitu untuk memikat hati gebetan mereka. Kenapa Andra nggak memakainya sendiri buat PDKT ke cewek? Kenapa dia begitu antipati terhadap cinta?  Kedatangan Erni, kakak Andra dari luar kota, membawa kejutan baru. Erni mengungkapkan kisah kelam masa lalu Andra, juga tentang seorang cewek yang sedang dicintai Andra. Namun Erni membiarkan teman-teman Andra mencari tahu sendiri siapa cewek itu….




Sinopsis :
Nggg..
Kurang greget.
Buat selingan di waktu santai sih oke. Lucu soalnya.
Tapi kalo untuk dikenang sepanjang masa, nggak deh. Ini lebih cocok ke novel comedy.


Novel ini bercerita tentang Andra yang sangat anti sama yang namanya cinta dan ngakunya nggak pernah jatuh cinta (What?!!). Tiap orang yang curhat masalah cinta --nggak peduli itu sahabatnya sendiri yaitu Ladya dan Vino-- pasti akan disahuti oleh Andra dengan tatapan sinis dan tanggapan yang nusuk di hati. Jadi jangan harap ngomongin masalah cinta di depan Jomblo Autis ini. 


Biarpun kata-kata Andra nusuk di hati, tapi selalu ada sisi baik diantara omongannya. Yap, ternyata si Jomblo Autis pinter ngasi saran buat temen-temennya yang lagi ngincer gebetan. Dari situlah semua mulai curiga. Masa sih Andra nggak pernah jatuh cinta? Padahal Andra pinter banget nyusun rencana biar PDKT berhasil.


Hingga suatu ketika Andra mendapati kecelakaan dan Erni --kakak Andra yang kuliah di Bandung-- memutuskan untuk menjenguk adiknya. Erni pun bercerita tentang pengalamaan pahit Andra dalam hal cinta kepada Ladya dan Vino yang membuat Andra sedikit trauma terhadap yang namanya cinta. Trus apa sih rahasianya? Beneran Andra sekarang udah jatuh cinta lagi?Apa hubungan Alexandra --penulis novel dan pengisi rubik Cintavaganza di sebuah majalah-- dengan Andra? Baca selengkapnya dan cari tau endingnya.


Gimana ya? Aku biasa aja baca novel ini. Malah seringan nunggak. Kapan ada waktu, kapan pengin baca, ya aku ambil aja ini novel. Dari pada nggak ada kerjaan. Terlalu banyak tokoh di novel ini. Kayaknya satu sekolah disebutin nama tokoh-tokohnya. Jadi ya binggung sendiri. Sempet pengen banting buku gara-gara omongan Andra yang sungguh-tidak-berperikemanusiaan-banget!! Tapi untunglah di ending cerita, sisi baik Andra terbongkar.


Oya, baca novel ini bikin kita ngakak. Selera humor sang penulis bolelah kita acungkan jempol. Walau nggak sengakak Raditya Dika sih. Tapi it's okay lah. Genre yang cocok lebih ke comedy. Abisnya hampir sebagian besar dari isi novel lebih mengekspose kehidupan cinta satu sekolahan bukan satu tokoh, yang tentu saja dibarengi dengan selera humor sang penulis. (rai-ina)

2 komentar:

Ihda Rasyada mengatakan...

setuju (y) novelnya kurang greget, tp cocok buat dibaca ketika pikiran jenuh

Rai Inamas Leoni mengatakan...

Sippp....

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.
Setelah membaca mohon tinggalkan pesan pada kolom komentar.
Salam. ^^

 
Copyright (c) 2010 My Dream is My Life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.